Monitoring Data Kabupaten Boyolali
Data terakhir di update pada: 27-04-2020 13:25 (dapat berubah sewaktu-waktu)
Positif
Kumulatif
Dirawat
Sembuh
Meninggal
PP
3936Proses monitoring
17223
Kumulatif
13287
Selesai monitoring
ODP
101Proses pemantauan
709
Kumulatif
608
Selesai pemantauan
PDP
41Proses pengawasan
83
Kumulatif
42
Selesai pengawasan
OTG
232Proses Pemantauan
237
Kumulatif
5
Selesai Pemantauan
Visualisasi Data
Tentang Covid-19
Yang perlu diketahui tentang penyakit coronavirus (COVID-19)
Penyakit coronavirus (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh coronavirus dimana virus tersebut baru ditemukan.
Sebagian besar orang yang terinfeksi virus COVID-19 akan mengalami penyakit pernapasan ringan hingga sedang dan bisa sembuh tanpa memerlukan perawatan khusus. Orang yang lebih tua, dan mereka yang memiliki masalah medis mendasar seperti penyakit kardiovaskular, diabetes, penyakit pernapasan kronis, dan kanker lebih mungkin akan mengalami sakit yang lebih serius.
Virus COVID-19 dapat menyebar terutama melalui tetesan air liur (droplet) juga melalui air yang keluar dari hidung ketika orang yang terinfeksi batuk atau bersin, jadi penting bagi Anda untuk berlatih etika bersin yang benar (misalnya, dengan batuk pada siku yang tertekuk).
Rumah Sakit Rujukan
Berikut ini adalah rumah sakit di Boyolali yang menjadi rujukan untuk pasien dengan status Pasien dalam Pengawasan.
RSUD Pandan Arang Boyolali
0276 321 065
Jalan Kantil No.14, Pulisen, Boyolali, Lorjurang, Pulisen, Kec. Boyolali, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah
Galeri
- Semua
- Infografis
- Umum
- Kegiatan
IBI Cabang Boyolali Baksos
Ketua IBI Sri Haryanti S. Tr. Keb dan Pengurus membagikan sembako kepada warga terdampak Covid19
Pembagian Masker dan Spray Disinfektan di Siswodip
Lurah Siswodipuran mengadakan doa bersama dan pembagian masker dan alat disinfektan.
Pembagian Masker di Pasar pagi Karanggede
Tim Kecamatan tim terpadu Karanggede membagi masker gratis di pasar pagi Karanggede
Warga Boyolali turut Belasungkawa
Turut Belasungkawa atas kepergian Perawat dlm menjalankan tugas. Beliau Pahlawan dimata masyarakat.
Tim Medis dan Kadinkes
Hadir 2 Dokter Spesialis Paru, Direktur RSPA, Kadinkes dan Tim Medis tampak bersemangat.
Gubernur Jateng di RSDC Boyolali
Kadinkes dan Forkompinda mendampingi kunjungan Gubernur Jateng di RSDC Boyolali
Dukungan Stakeholder akademisi
Kasek SDMPK Banyudono mengajak semua siswa utk cegah Covid dgn berkreasi menggambar cegah Covid 19
Apel Dinkes Boyolali
Kadinkes Boyolali memberi pengarahan perlunya berbagi terhadap sesama dalam menghadapi Covid19
Siaran Radio kerjasama dgn Diskominfo Boyolali
Kabid Kesmas dan Kasi Promkes siaran Radio berteman Cegah dan Tangkal Covid19 dengan GERMAS
Himbauan Ketua Harian GERMAS Boyolali
Ketua Harian GERMAS Boyolali menghimbau utk jaga diri, keluarga dan lingkungan
Penjelasan RSDC Boyolali
Assisten didampingi Kadinkes Boyolali menjelaskan tentang persiapan RS Darurat Covid 19 Boyolali
Simulasi utk persiapan RSDC
Tim bersama relawan melakukan giat simulasi dlm persiapan operasional RSDC Boyolali
Penyemprotan Disinfektan
Upaya Pencegahan dengan melakukan penyemprotan disinfektan di Terminal Boyolali .
Question and Answer
Pertanyaan dan jawaban terkait COVID-19
-
Apakah ada hal yang tidak boleh saya lakukan?
Tindakan-tindakan berikut TIDAK efektif melawan COVID-19 dan bahkan bisa berbahaya:
- Merokok
- Mengenakan lebih dari satu masker
- Meminum antibiotik
Apa pun keadaannya, jika Anda mengalami demam, batuk dan kesulitan bernapas, segeralah mencari pertolongan medis untuk mengurangi risiko terkena infeksi yang lebih parah dan sampaikan riwayat perjalanan Anda baru-baru ini kepada tenaga kesehatan.
sumber: WHO
-
Apakah mandi air panas bisa mencegah virus corona (COVID-19)?
Mandi air panas tidak dapat mencegah Anda dari COVID-19. Suhu tubuh normal Anda tetap di sekitar 36,5° C hingga 37° C terlepas dari suhu air. Sebenarnya, mandi dengan air yang sangat panas bisa berbahaya, karena bisa membakar kulit.
Cara terbaik untuk melindungi diri dari COVID-19 adalah dengan sering mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir atau bila tidak tersedia, cairan permbersih berbahan alkohol (60%). Dengan melakukan ini, Anda menghilangkan virus yang mungkin ada di tangan dan menghindari infeksi yang dapat terjadi karena menyentuh mata, mulut, dan hidung.
sumber: WHO
-
Apakah membilas hidung dengan garam secara rutin mencegah infeksi virus corona baru?
Tidak. Tidak ada bukti bahwa mencuci hidung dengan garam secara teratur dapat melindungi orang dari infeksi virus corona baru. Ada beberapa bukti terbatas bahwa mencuci hidung dengan garam secara teratur dapat membantu orang pulih lebih cepat dari flu biasa tapi belum terbukti mencegah infeksi pernapasan.
sumber: WHO