AN Kasus ke 008 di Nyatakan Sembuh, Klaster Jakarta bertambah lagi

di posting pada: 04-06-2020 13:45



Assalamu 'alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

Selamat siang dan salam sejahtera bagi kita semua

Di siang ini, tanggal 04 Juni 2020, akan  kami sampaikan perkembangan dan  penanganan kasus corona virus (Covid-19) serta pengamatannya di Kabupaten Boyolali.

Pada hari ini, Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang masih dalam pemantauan sebanya 31 Orang, sedangkan yang sudah selesai pemantauan sebanyak 848 Orang, sehingga total OPD sampai saat ini adalah 879 Orang.

Pasien Dalam Pengawasan (PDP), yang ,masih dalam pengawasan pada hari ini sebanyak 23 Orang, baik yang karantina madiri maupun di rumah sakit, PDP yang sudah selesai pengawasan sebanyak 186 orang, sehingga sampai saat ini jumlah semua PDP sebanyak 209 Orang.

Update kasus positif covid-19 sampai saat ini sebanyak 27 orang, jumlah yang telah dinyatakan sembuh 15 orang (Angka kesembuhan : 56%), yang masih menjalani perawatan 11 orang dan meninggal 1 orang (CFR : 4%).

Jika dilihat per klaster kasus Covid-19 di Kabupaten Boyolali terdapat beberapa klaster, diantaranya Klaster pelayaran/Surabaya 5 kasus (3 kasus + 2 Kasus penularan), Klaster Gowa 7 kasus (5 kasus + 2 penularan), Klaster Nakes 1 kasus, Klaster Jakarta 8 kasus (5 kasus senting, 1 kasus Klego, 1 kasus Sawit dan 1 kasus  Sambi) serta Transmisi lokal sebanyak 6 kasus yang saling terpisah.

Transmisi lokal memang sudah terjadi di Kabupaten Boyolali, namun dari fakta di lapangan dapat kami sampaikan bahwa masih transmisi secara terbatas pada keluarga. Penularan dari Suami kepada istri, atau ayah kepada anaknya.

Delapan kasus klaster Jakarta, dari hasil penelusuran terdapat 4 kelompok yang terpisah. Yaitu terdiri dari 3 kasus yang saling terpisah (016/TM, 019/RM, 020/SP) dan 5 (lima) kasus merupakan satu sub klaster (023/ST, 024/DW, 025/SH,026/FT dan 027/DM) dari Kecamatan Sambi.

Untuk kasus Sambi (Senting) perlu kami sampaikan, juga untuk meluruskan berita yang sudah beredar, memang benar dideteksi 5 kasus positif Covid-19 dalam satu keluarga, ini merupakan kelanjutan dari kasus kematian (SU) di Jakarta yang dikebumikan di Kecamatan Sambi. Kontak erat dari SU sebanyak 17 orang yang terdiri dari 15 orang anggota keluarga dan 2 orang bukan keluarga.

Dari 2 orang yang bukan keluarga adalah pembuka tali kain kafan jenazah alm. SU dan keduanya sudah dilakukan pengambilan sampel swab dan pemeriksaan PCR dengan hasil NEGATIF Covid-19. Sedangkan 5 orang yang POSITIF Covid-19 adalah keluarga alm. SU yang terdiri dari anak, menantu dan cucu alm. SU. Di indikasikan sudah terjadi penularan dalam keluarga ini dan juga kemungkinan sudah bertransmisi sejak masih di Jakarta.

Sampai saat setiap kasus Covid-19 di Kabupaten Boyolali sudah dilakukan tatalaksana secara terpadu, baik penderita maupun kontak eratnya. Untuk mengurangi risiko penularan, setiap kasus positif segera dilakukan karantina di Rumah Sakit darurat, dan kontak eratnya dilakukan karantina mandiri di rumah masing-masing dengan pengawasan dari satgas RT/RW dan Satgas Desa setempat.

Karantina merupakan kata kunci dari pengendalian covid-19 di Kabupaten Boyolali, jika setiap kasus, baik positif maupun PP, ODP dan PDP secara disiplin melakukan karantina maka dipastikan penyebaran covid-19 di Kabupaten Boyolali akan segera terhenti dan Boyolali akan kembali hijau. Untuk itu perlu komitmen dan kerjasama antar semua elemen masyarakat secara baik.

Selain hal tersebut untuk melindungi diri, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) harus menjadi kebiasaan baru di masyarakat, Masyarakat harus mulai membiasakan diri untuk selalu cuci tangan dengan air mengalir dan sabun, mengenakan masker serta mebudayakan GERMAS.

 

~04 Juni 2020~