Dua kasus meninggal dari 33 kasus Positif Covid-19

di posting pada: 08-06-2020 17:25



Assalamu 'alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

Selamat siang dan salam sejahtera bagi kita semua

Di siang ini, tanggal 08 Juni 2020, akan  kami sampaikan perkembangan dan  penanganan kasus corona virus (Covid-19) serta pengamatannya di Kabupaten Boyolali.

Pada hari ini, Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang masih dalam pemantauan sebanya 25 Orang, sedangkan yang sudah selesai pemantauan sebanyak 870 Orang, sehingga total OPD sampai saat ini adalah 895 Orang.

Pasien Dalam Pengawasan (PDP), yang ,masih dalam pengawasan pada hari ini sebanyak 27 Orang, baik yang karantina madiri maupun di rumah sakit, PDP yang sudah selesai pengawasan sebanyak 189 orang, sehingga sampai saat ini jumlah semua PDP sebanyak 216 Orang.

Update kasus positif covid-19 sampai saat ini sebanyak 33 orang, jumlah yang telah dinyatakan sembuh 16 orang (Angka kesembuhan : 48%), yang masih menjalani perawatan 16 orang dan meninggal 2 orang (CFR : 6%).

Dua pasien covid-19 yang meninggal adalah SD (004) yang meninggal 25 April yang lalu, dan bertambah satu orang dari Kecamatan Andong DR (54 tahun) ini menjadi kasus ke 030.

Tambahan kasus positif sampai hari ini, berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium RS UNS adalah DM (41 tahun), IM (21 tahun) dan PU (2,5 tahun) yang merupakan klaster (Senting) Sambi serta SM (73 tahun) dari Kecamatan Banyudono yang menjadi kasus ke 031, dan JU (51 tahun) dari Kecamatan Cepogo dan menjadi kasus ke 032.

Dari klaster Senting tambahan sebanyak 3 kasus masing-masing DM (41 th) yang menjadi kasus ke 027, IM (21 th) yang menjadi kasus ke 028 dan PU (2,5 th) yang menjadi kasus ke 029 semua sudah dikarantina di RS darurat Covid-19 Boyolali. Sementara 7 anggota keluarga yang lain dan dinyatakan negatif sudah kembali ke Jakarta untuk berkativitas.

DR (54 th) dari Kecamatan Andong, merupakan pelaku perjalanan dari Karangawen, Demak. Pasien sudah mengalami gejala sakit di Demak di bawa pulang ke Boyolali dan periksa ke RSUD di Boyolali dan dirujuk ke RS Rujukan Covid-19 Boyolali. Setelah dilakukan tracking di dapatkan 28 orang sebagai kontak erat. Kasus ini menjadi kasus ke 030, dan kasus meninggal kedua.

SM (73 th) dari Kecamatan Banyudono, masih belum diketahui pasti sumber penularannya, namun dari hasil tracking sementara ada kontak erat dengan anggota keluarga yang dari luar wilayah (Kec. Sawit). Jumlah kontak erat sementara 30 orang. Ini menjadi kasus ke 031.

JU (51 th) dari Kecamatan Cepogo, disinyalir sumber penularan terjadi di pasar Cepogo. Sebelum sakit, di pastikan kontak dengan pedagang sayur yang berasal dari berbagai daerah yang berjualan maupun berbelanja.kulakan di pasar Cepogo. Kasus ini menjadi kasus ke 032 di Kabupaten Boyolali. Kontak erat sebanyak 170 orang di satu RT dan di pasar Cepogo.

Selain hasil test dari Lab. RS UNS, kami juga menerima hasil pemeriksaan PCR dari RS Indriyati Boyolali bekerjasama dengan laboratorium Prodia Surakarta, dari pasien yang melakukan test PCR secara mandiri, YP (53 th) yang bersangkutan merupakan pelaku perjalanan dari Luar jawa 3 bulan yang lalu, dan saat ini akan kembali ke daerah asal sebagai syarat penerbangan yang bersagkutan diharuskan melakukan pemeriksaan PCR mandiri dan hasilnya Positif, ini menjadi kasus ke 033 di Kabupaten Boyolali.

Wassalamu 'alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

~08 Juni 2020~