Tambah Lagi Dua Penderita Covid-19 Sembuh

di posting pada: 11-06-2020 13:43



Boyolali_11/06/20 Pada siang ini,Kepala Dinas menyampaikan perkembangan kasus dan  penanganan kasus corona virus (Covid-19) serta pengamatannya di Kabupaten Boyolali.

Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang masih dalam pemantauan sebanyak 30 Orang, sedangkan yang sudah selesai pemantauan sebanyak 874 Orang, sehingga total ODP sampai saat ini adalah 904 Orang.

Pasien Dalam Pengawasan (PDP), yang masih dalam pengawasan pada hari ini meningkat menjadi  44 Orang, baik yang karantina madiri maupun di rumah sakit, PDP yang sudah selesai pengawasan sebanyak 190 orang, sehingga sampai saat ini jumlah semua PDP sebanyak 234 Orang.

Update kasus positif covid-19, dari tanggal 9 Juni 2020 kemarin bertambah 5 kasus sehingga  sampai saat ini sebanyak 40 kasus, yang sudah dinyatakan sembuh sebanyak 18 orang (Angka kesembuhan : 45%), yang masih menjalani perawatan 20 orang dan meninggal 2 orang (CFR : 5%).

Pada hari ini, diumumkan tambahan kesembuhan dua orang yaitu KG (022) dari Ngamplak dan SP (020) dari Sambi.

Tambahan kasus positif pada hari ini, berasal dari dua klaster, pertama masih dari klaster pasar Peterongan Semarang sebanyak tiga orang yang juga merupakan hasil pemeriksaan secara mandiri di RS Indriyati, dan dari klaster Jakarta dua orang.

NW (39 th) menjadi kasus ke 036, GY (59 th) menjadi kasus ke 037 dan HW (34 th) yang menjadi kasus ke 038, ketiganya merupakan satu keluarga dan berasal dari klaster Pasar Peterongan. Pasien saat ini sudah dirujuk ke RS Darurat Covid-19 Boyolali. Untuk mencari kontak eratnya sudah dilakukan tracking dan ditemukan kontak erat 10 orang dan akan dilakukan pengambilan swab untuk pemeriksaan PCR.

JM (50 th) yang menjadi kasus ke 039 dan SN (55 th) yang menjadi kasus ke 040, keduanya berasal dari Kecamatan Ampel, kasus ini  merupakan klaster Jakarta, keduanya datang di Boyolali tanggal 4 Juni yang lalu dalam keadaan sakit ringan, sudah dilakukan rapid test dengan hasil reaktif dan dirujuk untuk pemeriksaan PCR di Rumah Salkit darurat Covid-19. Untuk mencari kontak eratnya telah dilakukan tracking di temukan dua orang kontak.

Sampai saat ini kasus yang terjadi di Kabupaten Boyolali lebih banyak merupakan kasus importasi dari daerah lain, meski ada ditemukan transmisi lokal secara terbatas. Oleh karena itu tak henti-hentinya, kami mengajak Masyarakat Boyolali untuk terus menerus bergotong royong bersama Pemerintah dalam menghadapi Pandemi Covid-19.  Social distancing merupakan hal yang pokok dalam pengendalian covid-19, jika semua masyarakat patuh membudayakan dan membiasakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), mengenakan masker serta menjaga jarak. (t)