Bertambah Enam Penderita, Total Kasus Covid-19 Boyolali Menjadi 80 Kasus.

di posting pada: 13-07-2020 11:16



Assalamu 'alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

Selamat pagi dan salam sejahtera bagi kita semua

(Boyolali_13 Juli 2020) Berikut kami sampaikan perkembangan kasus covid-19 di Kabupaten Boyolali, beserta penangannya sampai dengan saat ini. Beberapa hal dapat kami sampaikan sebagai berikut :

Jumlah total Orang Dalam Pemantauan (ODP) sampai saat ini sebanyak 964 orang, terdiri dari yang masih dalam pemantauan sebanyak 31 Orang, sedangkan yang sudah selesai pemantauan sebanyak 933 Orang.

Jumlah total Pasien Dalam Pengawasan (PDP), sampai saat ini sebanyak 321 orang, yang masih dalam pengawasan pada hari ini 38 Orang, baik yang karantina madiri maupun di rumah sakit, PDP yang sudah selesai pengawasan sebanyak 283 orang.

Update kasus positif covid-19, pada hari ini ada penambahan 6 (enam) kasus sehingga  sampai saat ini jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Boyolali sebanyak 80 kasus.

Tambahan kasus yang ke 075 (DP) dari Desa Sambi, Kecamatan Sambi. Terdeteksi Positif sesuai hasil pemeriksaan laboratotium RS UNS yang kami terima tanggal 11 Juli 2020, yang bersangkutan sesuai KTP masih beralamat di Kabupaten Sukoharjo, namun sejak enam bulan lalu berdomisili di Desa Sambi, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali. Sampai sat ini terdeteksi kontak erat sejumlah 7 orang. Saat ini masih terus dilakukan pelacakan/Tracking oleh Puskesmas Sambi untuk mencari kemungkinan adanya tambahan kontak.

Tambahan kasus ke 076 (DK) yang berdomisili di Desa Kragilan Kecamatan Mojosongo, pasien ini terdeteksi hasil RDT Reaktif saat melakukan pemeriksaan kesehatannya di salah satu Rumah Sakit Swasta di Boyolali, kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Rujukan Covid Boyolali. Pengambilan sampel swab dilakukan di RS Pandan Arang tanggal 08 dan 09 Juli 2020 dan hasil pemeriksaan diterima tanggal 12 Juli 2020. Data tracking sementara dideteksi kontak erat sabanyak 12 orang yang akan di tindak lanjuti dengan pengambilan sampel swab tenggorokan di RS Darurat Covid Boyolali.  

Kasus ke 077 (MN) dan kasus ke 078 (MA) yang berasal dari Desa Kayen Kecamatan Juwangi, merupakan kontak erat dengan pasien nomor 067 (SU). Setelah dilakukan tracking dideteksi sebanyak 13 orang sebagai kontak erat yang akan ditindak lanjuti pengambilan sampel swab tenggorokan di RS Darurat Covid Boyolali untuk pemeriksaan PCR. (Klaster Manado)

Kasus ke 079 (AK) dari Desa Kayen, Kecamatan Juwangi, sekitar 1 minggu yang lalu tiba-tiba demam dan muntah dibawa ke UGD Puskesmas Juwangi karena keadaan lemas diminta utk lgs dibawa ke IGD RS, oleh pihak keluarga dibawa ke RSU Purwodadi, dilakukan rapid tes hasil Reaktif, kemudian dirawat diisolasi & swab positif. Hasil tracking ditemukan 2 (dua) orang Kontak erat. (Klaster Demak).

Kasus ke 080 (SL) dari Desa Giriroto, Kecamatan Ngemplak. Yang bersangkutan berencana op sendi lutut di RS Orthopedi Surakarta, sebelum pelaksanaan disyaratkan untuk pemeriksaan Covid, hasilnya Positif. Pasien saat ini sudah menjalani perawatan di RS Darurat Covid sejak kemarin. Untuk mengetahui sumber penularan masih dilakukan pelacakan dan dideteksi jumlah kontak sementara sabanyak 15 orang.

Sekalian di umumkan status Navigasi Zonasi Risiko Daerah yang dinilai berdasarkan Indikator Kesehatan Masyarakat Kabupaten Boyolali sampai dengan pagi hari ini, berada pada Zona Risko Tingi dengan nilai 1,38. 

 

Wassalamu 'alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

~13 Juli 2020~

(t)