Tambahan lagi .. 19 Kasus di Kabupaten Boyolali

di posting pada: 21-07-2020 16:37



Assalamu 'alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

Selamat Siang dan salam sejahtera bagi kita semua

Yang kami hormati rekan-rekan media dan seluruh masyarakat Boyolali, pada siang ini Selasa, 21 Juli 2020 akan kami sampaikan perkembangan kasus covid-19 di Kabupaten Boyolali, beserta penangannya sampai dengan saat ini. Beberapa hal dapat kami sampaikan sebagai berikut :

  1. Jumlah total Orang Dalam Pemantauan (ODP) sampai saat ini sebanyak 973 orang, terdiri dari yang masih dalam pemantauan sebanyak 22 Orang, sedangkan yang sudah selesai pemantauan sebanyak 951 Orang.
  2. Jumlah total Pasien Dalam Pengawasan (PDP), sampai saat ini sebanyak 346 orang, yang masih dalam pengawasan pada hari ini 53 Orang, baik yang karantina madiri maupun di rumah sakit, PDP yang sudah selesai pengawasan sebanyak 293 orang.
  3. Update kasus positif covid-19, pada hari siang ini ada penambahan 19 (Sembilan belas) kasus sehingga  sampai saat ini jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Boyolali sebanyak 145 kasus. Penambahan kasus kali ini didominasi kasus dari klaster Sampetan 6 (enam) Kasus dan kasus dari Kecamatan Banyudono sebanyak 5 (Lima) kasus.
  4. Tambahan kasus tanggal 19 Juli 2020, dengan register 127 (TJ) dari Desa Kemiri, Kecamatan Mojosongo yang merupakan pelaku perjalanan dari Jakarta dan kontak erat dengan penderita di Jakarta.
  5. Tambahan kasus tanggal 20 Juli 2020, dengan register nomor 128 (SIA) dari Desa Sambi Kecamatan Sambi yang merupakan klaster Nakes dari salah satu Puskesmas di Kabupaten Boyolali.
  6. Tambahan kasus hari ini, 21 Juli 2020 sebanyak 17 kasus diantaranya

Register nomor 129 (SPR) Dari Desa Tanduk Kecamatan Ampel, merupakan oedagang di Pasar Ungaran, Kabupaten Semarang

Register nomor 130 (HY) dan 131 (FF) yang berasal dari Desa Tanjungsari, Kecamatan Banyudono. Ini merupakan klaster Nakes dari RS dr. Moewardi Surakarta. Kasus 131 ini adalah kontak erat kasus 130. Keduanya saat ini di rawat di RS dr. Moewardi Surakarta

Register nomor 132 (MZ) dan 133 (SWD) yang berasal dari Desa Kragilan, Kecamatan Mojosongo. Kedua kasus ini merupakan kontak erat dari kasus 076. Kasus ke 132 adalah anak dari kasus ke 133.

Register nomor 134 (WR) dan 135 (RR) yang berasal dari Desa cangkringan, Kecamatan Banyudono. Kedua kasus ini merupakan kontak erat dengan pasien positif yang tercatat di Semarang (BR)

Register nomor 136 (GL) yang berasal dari Desa Jipangan Kecamatan Banyudono. Merupakan kontak erat dengan kasus di RS Kasih ibu Surakarta. Saat ini dirawat di RS Kasih Ibu Surakarta.

Register nomor 137 (RK) berasal dari Desa Pelem, Kecamatan Simo. Bagian dari klaster Nakes RS dr. Moewardi Surakarta. Saat ini sudah menjalani perawatan di RS dr. Moewardi Surakarta.

Register nomor 138 (AU) dari Desa Candisari, Kecamatan Gladagsari, No. 139 (FD) dari Desa Gladagsari, Kecamatan Gladagsari, No. 140 (DD), 141 (PI), 142 (TH) an 143 (GM)  masing-masing dari Desa Sampetan Kecamatan Gladagsari, keenam kasus ini merupakan kontak erat dengan kasus 072 (RN) dari Desa Sampetan.

Register nomor 144 (DNS) dari Desa Sranten, Kecamatan Karanggede merupakan kasus dari klaster Nakes di RS UNS Surakarta. Saat ini dirawat di RS UNS Surakarta.

Register nomor 145 (JMI) dari Desa Sukorejo, Kecamatan Musuk. Saat ini dirawat di RS dr. Moewardi Surakarta.

  1. Dalam pelaksanaan surveilans Covid-19 di Kabupaten Boyolali, Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali telah melakukan pengambilan sampel Swab terhadap 644 orang  dengan jumlah sampel sebanyak 1.926 sampel. Dari sampel tersebut hasil pemeriksaan Positif sebanyak 184 sampel (9,57%), Negatif 1.464 sampel dan masih menunggu hasil 278 sampel (139 orang).

Wassalamu 'alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh